Senin, 5 Oktober 2026
  • Login
SYARIAHNOW
No Result
View All Result
  • KABAR
    • Daerah
    • Nasional
    • Internasional
  • HALAL FATE
    • Haji Umrah
    • Destinasi
    • Fesyen
    • Kuliner
  • HALAL-IN
    • Produk Halal
    • UMKM
  • FULUS
    • Asuransi Syariah
    • Bank Syariah
    • Pasar Modal Syariah
  • KOMPAS
    • Adab
    • Majlis Ilmu
    • Fiqih
    • Teladan
    • Renungan
  • PETISI
    • Curhat
    • Jajak Pendapat
    • Tanya Jawab
  • FIGUR
  • OLAH RAGA
    • Sepak Bola
    • Bulu Tangkis
    • Bola Voli
    • Golf
  • GALERI
    • Foto
    • Video
  • KABAR
    • Daerah
    • Nasional
    • Internasional
  • HALAL FATE
    • Haji Umrah
    • Destinasi
    • Fesyen
    • Kuliner
  • HALAL-IN
    • Produk Halal
    • UMKM
  • FULUS
    • Asuransi Syariah
    • Bank Syariah
    • Pasar Modal Syariah
  • KOMPAS
    • Adab
    • Majlis Ilmu
    • Fiqih
    • Teladan
    • Renungan
  • PETISI
    • Curhat
    • Jajak Pendapat
    • Tanya Jawab
  • FIGUR
  • OLAH RAGA
    • Sepak Bola
    • Bulu Tangkis
    • Bola Voli
    • Golf
  • GALERI
    • Foto
    • Video
SYARIAHNOW
No Result
View All Result
SYARIAHNOW
No Result
View All Result

Cara Mengganti Buku Nikah yang Rusak atau Hilang, Ini Syaratnya

Kristopo by Kristopo
4 Oktober 2026
in Nasional
Cara Mengganti Buku Nikah yang Rusak atau Hilang, Ini Syaratnya

Kemenag menjelaskan syarat dan cara mengganti buku nikah yang rusak atau hilang. (Foto: Syariahnow.com/Pool/Dok. Kemenag)

Syariahnow.com-Jakarta-Kementerian Agama menjelaskan prosedur mengganti buku nikah yang rusak atau hilang. Masyarakat dapat mengajukan penerbitan buku nikah pengganti di Kantor Urusan Agama (KUA) tempat akad nikah dilaksanakan.

Direktur Bina KUA dan Keluarga Sakinah, Ahmad Zayadi, mengatakan persyaratan penggantian buku nikah dibedakan berdasarkan kondisi dokumen, yakni rusak atau hilang.

Untuk buku nikah yang rusak, pemohon harus membawa buku nikah yang rusak, KTP suami dan istri, serta pasfoto ukuran 2×3 dengan latar belakang biru.

Baca juga: Hari Santri 2026, Kemenag Siapkan 10 Agenda hingga Expo Kemandirian Pesantren

“Untuk buku nikah yang rusak, masyarakat cukup datang ke KUA tempat akad nikah dilaksanakan dengan membawa dokumen persyaratan yang diperlukan,” kata Zayadi, dikutip Syariahnow.com, dari kemenag.go.id, Minggu, 4 Oktober 2026, di Jakarta.

Zayadi menambahkan, adapun untuk buku nikah yang hilang, masyarakat perlu membawa surat keterangan kehilangan dari kepolisian. Dokumen lain yang harus disiapkan adalah KTP suami dan istri serta pasfoto ukuran 2×3 dengan latar belakang biru.

Zayadi mengatakan penerbitan buku nikah pengganti dilakukan di KUA tempat akad nikah dilaksanakan. Layanan tersebut tidak dipungut biaya.

Baca juga: Menag Nasaruddin Umar Minta Kemenag Responsif Tangani Pengaduan Masyarakat

Ia mengimbau masyarakat yang mengalami kerusakan atau kehilangan buku nikah segera mengurus penerbitan buku pengganti melalui KUA. Pemohon perlu memastikan seluruh persyaratan telah dilengkapi sebelum mengajukan permohonan.

Ketentuan penerbitan kembali buku nikah tersebut mengacu pada Peraturan Menteri Agama (PMA) Nomor 30 Tahun 2024 tentang Pencatatan Pernikahan.

Dengan demikian, masyarakat yang buku nikahnya rusak maupun hilang tidak perlu membuat dokumen pernikahan baru. Penggantian dapat diajukan melalui KUA tempat akad nikah dilaksanakan dengan persyaratan sesuai kondisi buku nikah.

Baca juga: Kemenag: Calon Pengantin Perlu Pahami Prioritas Kebutuhan dan Keuangan Keluarga

Tags: Ahmad ZayadiBuku NikahKantor Urusan Agama (KUA)Kementerian AgamaPMA Nomor 30 Tahun 2024 tentang Pencatatan Pernikahan
Previous Post

Dari Surga ke Bumi: Peta Jalan Hidup Seorang Muslim

Kristopo

Kristopo

Terpopuler

  • ADPISI Rumuskan Rekomendasi Peningkatan Mutu MTQMN

    ADPISI Rumuskan Rekomendasi Peningkatan Mutu MTQMN

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bank Syariah Ini Ciptakan SuperApp BYOND, Janjikan Layanan Lengkap dan Aman

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Menag Resmikan IAI Al-Irsyad Jakarta, Dorong Kampus Islam Jadi Pusat Pencerahan Era Post-Truth

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Revitalisasi IAEI: Mengembalikan Semangat Perjuangan Ekonomi Syariah di Indonesia

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Ketika Zakat Menjadi Alat Kepentingan: Menjaga Amil, Perusahaan, dan Dana Umat dari Konflik Kepentingan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Petisi

  • Jajak Pendapat
  • Curhat
  • Tanya Jawab
Dari Surga ke Bumi: Peta Jalan Hidup Seorang Muslim

Dari Surga ke Bumi: Peta Jalan Hidup Seorang Muslim

8 jam ago
Amil Zakat dan Batas Keuntungan Pribadi dalam Menjaga Amanah Dana Umat

Amil Zakat dan Batas Keuntungan Pribadi dalam Menjaga Amanah Dana Umat

2 minggu ago
Ketika Zakat Menjadi Alat Kepentingan: Menjaga Amil, Perusahaan, dan Dana Umat dari Konflik Kepentingan

Ketika Zakat Menjadi Alat Kepentingan: Menjaga Amil, Perusahaan, dan Dana Umat dari Konflik Kepentingan

2 minggu ago
SYARIAHNOW

PT JAKARTA MEDIA INTERNASIONAL
Perum. Pesona Laguna 2, Blok L1 No.19, Cilangkap, Tapos, Depok - Jawa Barat 16457.
Kontak: 0813-1674-5820
Emai: Syariahnow@gmail.com

Kategori

Follow Us

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak Kami
  • Pedoman Media Siber

Copyright © 2024 Syariahnow.com. All rights reserved.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • KABAR
    • Daerah
    • Nasional
    • Internasional
  • HALAL FATE
    • Haji Umrah
    • Destinasi
    • Fesyen
    • Kuliner
  • HALAL-IN
    • Produk Halal
    • UMKM
  • FULUS
    • Asuransi Syariah
    • Bank Syariah
    • Pasar Modal Syariah
  • KOMPAS
    • Adab
    • Majlis Ilmu
    • Fiqih
    • Teladan
    • Renungan
  • PETISI
    • Curhat
    • Jajak Pendapat
    • Tanya Jawab
  • FIGUR
  • OLAH RAGA
    • Sepak Bola
    • Bulu Tangkis
    • Bola Voli
    • Golf
  • GALERI
    • Foto
    • Video
  • Login

Copyright © 2024 Syariahnow.com. All rights reserved.