“Kerja sama ini memadukan potensi komersial finansial dengan nilai-nilai sosial. Kami ingin memberikan solusi bagi masyarakat agar dapat mengejar kebahagiaan finansial melalui investasi syariah yang optimal, sekaligus memupuk tabungan amal melalui fitur filantropi yang melekat pada produk ini,” kata San Verandy, kepada Syariahnow.com, melalui siaran pers, Senin, 2 Nopember 2026, di Jakarta.
Baca juga: Bank Muamalat dan HMT Ajak Masyarakat Rencanakan Dana Haji Sejak Dini
Konsep tersebut memperluas cara masyarakat memandang investasi. Selama ini, sebagian orang mengenal investasi sebagai upaya mengembangkan kekayaan pribadi. Melalui investasi filantropi, masyarakat juga dapat menghubungkan tujuan finansial dengan kepedulian terhadap lingkungan sosial.
Namun, investor tetap perlu memahami karakteristik produk, risiko, biaya, dan mekanisme penyaluran dana sosial sebelum mengambil keputusan. Aspek tersebut penting agar tujuan investasi dan kontribusi filantropi berjalan secara transparan.
Direktur Trimegah Anung Rony Hascaryo mengatakan, perusahaan sekuritas memiliki peran untuk memperluas akses masyarakat terhadap berbagai pilihan investasi, termasuk instrumen pasar modal syariah.
Baca juga: Bank Muamalat dan BMM Salurkan Mukafaah untuk Dai dan Guru Ngaji di Pelosok
“Sebagai Perusahaan Sekuritas, Trimegah berkomitmen untuk memperluas akses masyarakat terhadap berbagai solusi investasi yang sesuai dengan kebutuhan investor, termasuk pasar modal syariah. Kolaborasi dengan Majoris dan Bank Muamalat ini menjadi langkah strategis untuk mendorong pengembangan instrumen investasi yang mengintegrasikan prinsip syariah dengan nilai-nilai filantropi, sehingga dapat membuka peluang bagi masyarakat untuk berpartisipasi dalam kegiatan investasi sekaligus berkontribusi terhadap kegiatan sosial yang berkelanjutan.”




