Jumat, 23 Oktober 2026
  • Login
SYARIAHNOW
No Result
View All Result
  • KABAR
    • Daerah
    • Nasional
    • Internasional
  • HALAL FATE
    • Haji Umrah
    • Destinasi
    • Fesyen
    • Kuliner
  • HALAL-IN
    • Produk Halal
    • UMKM
  • FULUS
    • Asuransi Syariah
    • Bank Syariah
    • Pasar Modal Syariah
  • KOMPAS
    • Adab
    • Majlis Ilmu
    • Fiqih
    • Teladan
    • Renungan
  • PETISI
    • Curhat
    • Jajak Pendapat
    • Tanya Jawab
  • FIGUR
  • OLAH RAGA
    • Sepak Bola
    • Bulu Tangkis
    • Bola Voli
    • Golf
  • GALERI
    • Foto
    • Video
  • KABAR
    • Daerah
    • Nasional
    • Internasional
  • HALAL FATE
    • Haji Umrah
    • Destinasi
    • Fesyen
    • Kuliner
  • HALAL-IN
    • Produk Halal
    • UMKM
  • FULUS
    • Asuransi Syariah
    • Bank Syariah
    • Pasar Modal Syariah
  • KOMPAS
    • Adab
    • Majlis Ilmu
    • Fiqih
    • Teladan
    • Renungan
  • PETISI
    • Curhat
    • Jajak Pendapat
    • Tanya Jawab
  • FIGUR
  • OLAH RAGA
    • Sepak Bola
    • Bulu Tangkis
    • Bola Voli
    • Golf
  • GALERI
    • Foto
    • Video
SYARIAHNOW
No Result
View All Result
SYARIAHNOW
No Result
View All Result

Memperingati Hari Santri: Belajar Kehidupan, Mengabdi kepada Sesama

Retna Dwi by Retna Dwi
22 Oktober 2026
in KABAR, Nasional, Opini, Renungan
Memperingati Hari Santri: Belajar Kehidupan, Mengabdi kepada Sesama

Pesantren memiliki peran penting dalam memelihara tradisi belajar dan pembentukan diri. Kehidupan bersama, kedekatan dengan guru, kedisiplinan, dan kebiasaan mengabdi menyediakan pengalaman yang berharga. Namun, nilai kesantrian tidak harus berhenti di lingkungan pesantren. Di kampus, laboratorium, sekolah, kantor, sawah, rumah sakit, maupun ruang pengabdian masyarakat, seseorang dapat terus belajar dari ilmu dan kenyataan yang dihadapinya. Yang penting bukan semata-mata tempatnya, melainkan kesungguhan untuk mencari pengetahuan, memperbaiki diri, dan menggunakan kemampuan bagi kebaikan bersama.

Seorang dokter tidak cukup menguasai ilmu medis; ia juga perlu memahami pasien sebagai manusia. Seorang akademisi bukan hanya dituntut menghasilkan penelitian, tetapi juga memastikan bahwa pengetahuannya memberi sumbangan bagi masyarakat. Petani terus belajar membaca tanah, cuaca, dan perubahan lingkungan, sementara pengusaha perlu memahami dampak keputusan ekonominya terhadap pekerja dan masyarakat. Dalam setiap profesi, ilmu berjumpa dengan persoalan nyata. Semangat kesantrian hidup ketika seseorang terus belajar menjalankan tanggung jawabnya dengan bijaksana dan menjadikan keahliannya bermanfaat bagi sesama.

Pemahaman tentang belajar dan pengabdian ini memberi makna lebih dalam pada Resolusi Jihad. Pada 22 Oktober 1945, para ulama tidak menjadikan pengetahuan dan kesadaran kebangsaan sebagai sesuatu yang terpisah dari kenyataan. Ketika kemerdekaan menghadapi ancaman, tanggung jawab terhadap tanah air diwujudkan dalam seruan dan perjuangan nyata. Sejarah tersebut memperlihatkan bagaimana nilai yang diyakini dapat menggerakkan tindakan, bahkan pengorbanan, demi kepentingan bersama.

Page 4 of 6
Prev1...3456Next
Previous Post

Kemenag Siapkan Lima Program untuk Memperkuat Masa Depan Santri dan Pesantren

Retna Dwi

Retna Dwi

Terpopuler

  • ADPISI Rumuskan Rekomendasi Peningkatan Mutu MTQMN

    ADPISI Rumuskan Rekomendasi Peningkatan Mutu MTQMN

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bank Syariah Ini Ciptakan SuperApp BYOND, Janjikan Layanan Lengkap dan Aman

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Menag Resmikan IAI Al-Irsyad Jakarta, Dorong Kampus Islam Jadi Pusat Pencerahan Era Post-Truth

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Ketika Zakat Menjadi Alat Kepentingan: Menjaga Amil, Perusahaan, dan Dana Umat dari Konflik Kepentingan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Revitalisasi IAEI: Mengembalikan Semangat Perjuangan Ekonomi Syariah di Indonesia

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Petisi

  • Jajak Pendapat
  • Curhat
  • Tanya Jawab
Dari Surga ke Bumi: Peta Jalan Hidup Seorang Muslim

Dari Surga ke Bumi: Peta Jalan Hidup Seorang Muslim

3 minggu ago
Amil Zakat dan Batas Keuntungan Pribadi dalam Menjaga Amanah Dana Umat

Amil Zakat dan Batas Keuntungan Pribadi dalam Menjaga Amanah Dana Umat

1 bulan ago
Ketika Zakat Menjadi Alat Kepentingan: Menjaga Amil, Perusahaan, dan Dana Umat dari Konflik Kepentingan

Ketika Zakat Menjadi Alat Kepentingan: Menjaga Amil, Perusahaan, dan Dana Umat dari Konflik Kepentingan

1 bulan ago
SYARIAHNOW

PT JAKARTA MEDIA INTERNASIONAL
Perum. Pesona Laguna 2, Blok L1 No.19, Cilangkap, Tapos, Depok - Jawa Barat 16457.
Kontak: 0813-1674-5820
Emai: Syariahnow@gmail.com

Kategori

Follow Us

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak Kami
  • Pedoman Media Siber

Copyright © 2024 Syariahnow.com. All rights reserved.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • KABAR
    • Daerah
    • Nasional
    • Internasional
  • HALAL FATE
    • Haji Umrah
    • Destinasi
    • Fesyen
    • Kuliner
  • HALAL-IN
    • Produk Halal
    • UMKM
  • FULUS
    • Asuransi Syariah
    • Bank Syariah
    • Pasar Modal Syariah
  • KOMPAS
    • Adab
    • Majlis Ilmu
    • Fiqih
    • Teladan
    • Renungan
  • PETISI
    • Curhat
    • Jajak Pendapat
    • Tanya Jawab
  • FIGUR
  • OLAH RAGA
    • Sepak Bola
    • Bulu Tangkis
    • Bola Voli
    • Golf
  • GALERI
    • Foto
    • Video
  • Login

Copyright © 2024 Syariahnow.com. All rights reserved.