Pesan tersebut relevan bagi generasi muda yang sedang membangun karier, menata keuangan, atau merencanakan masa depan keluarga. Dengan memulai lebih awal, calon jemaah dapat mempelajari prosedur pendaftaran dan menyusun target keuangan sesuai kemampuan masing-masing.
Baca juga: BPKH dan Bank Muamalat Perkuat Ekosistem Layanan Haji Nasional
Direktur Bank Muamalat Ricky Rikardo Mulyadi mengatakan, pihaknya bersama BPKH terus mengedukasi masyarakat mengenai pentingnya merencanakan haji sejak muda. Ia menilai teknologi digital dapat mempermudah masyarakat mengakses informasi dan layanan yang berkaitan dengan persiapan ibadah.
BPKH juga menghadirkan lima layanan digital terbaru melalui BPKH Apps. Inovasi ini mendukung transformasi digital untuk mengintegrasikan berbagai kebutuhan informasi dan persiapan ibadah haji.
BPKH memperkenalkan BPKH Apps sebagai platform digital untuk mendaftarkan porsi haji reguler. Aplikasi ini juga menyediakan informasi mengenai pelaksanaan ibadah haji, estimasi keberangkatan, dan Nilai Manfaat Dana Haji melalui fitur yang tersedia.
Baca juga: BPKH dan Bank Muamalat Perkuat Sinergi Ekosistem Layanan Haji Nasional
Bank Muamalat turut menawarkan kemudahan melalui aplikasi mobile banking Muamalat DIN. Ricky menyebut diaspora Indonesia di Malaysia tetap dapat mengakses layanan perbankan untuk mendukung persiapan haji meskipun tinggal jauh dari Tanah Air.
“Jarak bukan penghalang bagi Diaspora Indonesia di Malaysia untuk merencanakan Ibadah Haji. Melalui aplikasi mobile banking Muamalat DIN, proses pendaftaran dan pelunasan Porsi Haji Reguler dapat dilakukan secara online dengan sangat praktis,” ujarnya.




