Capaian tersebut menunjukkan bahwa edukasi berbasis komunitas dapat menjadi salah satu cara untuk mempertemukan kebutuhan ibadah dengan layanan keuangan. Namun, keputusan memilih produk dan program haji tetap perlu mempertimbangkan ketentuan yang berlaku, kemampuan finansial, serta kebutuhan masing-masing calon jemaah.
Baca juga: Bank Muamalat Dukung Pembangunan Gedung Kolabora Kebaikan di Bandung
Melalui kolaborasi ini, BPKH dan Bank Muamalat berharap semakin banyak diaspora Indonesia yang memulai persiapan haji tanpa harus menunggu usia tertentu. Pendekatan digital dan komunitas juga membuka peluang bagi generasi muda untuk belajar, berdiskusi, dan menyusun rencana ibadah secara lebih terukur.




