“Dukungan ini diharapkan memberikan manfaat jangka panjang, karena ketika para Dai dan Guru Ngaji terus mengabdi, ilmu serta kebaikan yang mereka ajarkan akan mengakar kuat di tengah masyarakat,” ucap Tegar.
Baca juga: BMM Salurkan 5.250 Hewan Kurban kepada 96 Ribu Penerima Manfaat di Dalam dan Luar Negeri
Program mukafaah ini juga diharapkan memperkuat keberadaan pendidikan agama di komunitas yang memiliki akses terbatas terhadap layanan dan fasilitas pendidikan.
Direktur Utama PT Bank Muamalat Indonesia Tbk sekaligus Pembina BMM Imam Teguh Saptono mengatakan, dukungan kepada dai dan guru ngaji merupakan bentuk penghargaan atas pengabdian mereka dalam menjaga keberlanjutan pendidikan Al-Qur’an, terutama di daerah terpencil.
Menurut Imam, para pengajar agama berperan penting dalam mempertahankan kegiatan dakwah dan meningkatkan literasi Al-Qur’an di tengah masyarakat, meskipun menghadapi berbagai keterbatasan.
Baca juga: Pembiayaan Emas Bank Muamalat Tembus Rp1,9 Triliun, Tumbuh Lima Kali Lipat
“Bank Muamalat dan BMM menegaskan komitmennya untuk mendampingi para Dai dan Guru Ngaji di pelosok negeri. Kepedulian kepada mereka merupakan bagian dari ikhtiar kita untuk menjaga keberlanjutan dakwah sekaligus berdampak luas demi terciptanya masyarakat pedalaman yang religius dan sejahtera,” pungkas Imam.
Melalui program ini, Bank Muamalat, BMM, dan LAZNAS Dewan Dakwah berharap dukungan terhadap kesejahteraan para pengajar agama dapat membantu menjaga kesinambungan dakwah, pendidikan Al-Qur’an, dan pembinaan masyarakat di wilayah terpencil.





