Syariahnow.com-Jakarta-PT Bank Muamalat Indonesia Tbk memperingati hari jadi ke-34 pada 1 Mei 2026. Sebagai pionir perbankan syariah di Indonesia, Bank Muamalat menegaskan komitmennya untuk terus menghadirkan sistem keuangan berbasis nilai yang berorientasi pada kemaslahatan umat.
Didirikan sebagai tonggak awal industri keuangan syariah nasional, Bank Muamalat telah berkontribusi dalam mendorong terbentuknya ekosistem keuangan syariah yang kian luas. Ekosistem tersebut mencakup sektor asuransi, multifinance, lembaga filantropi, ekspansi jaringan internasional, pusat pembelajaran syariah, hingga inovasi teknologi finansial.
Mengusung tema “Hijrah Lebih Bermakna”, peringatan milad tahun ini menjadi refleksi perjalanan panjang perusahaan sekaligus arah transformasi ke depan.
Baca juga: Pembiayaan Emas Syariah Bank Muamalat Tembus Rp1,7 Triliun Kuartal I 2026
Direktur Utama Bank Muamalat, Imam Teguh Saptono, mengatakan perseroan terus memperkuat transformasi berkelanjutan untuk menghadirkan layanan yang relevan bagi nasabah. “Melalui transformasi yang berkelanjutan, kami memperkuat layanan, mengembangkan kapabilitas digital, dan menghadirkan pengalaman terbaik bagi nasabah. Kami meyakini, perjalanan yang bernilai tidak ditempuh sendiri, ia tumbuh dari kebersamaan yang saling menguatkan dan memberi manfaat,” kata, Imam, kepada Syariahnow.com, melalui press release, Senin, 4 Mei 2026, di Jakarta.
Imam menambahkan, selama lebih dari tiga dekade, Bank Muamalat dinilai telah memberikan kontribusi nyata dalam penguatan ekonomi syariah nasional. Keberlanjutan institusi ini pun menjadi tanggung jawab bersama seluruh pemangku kepentingan.
Untuk menjaga pertumbuhan, perseroan menjalankan strategi bisnis yang berfokus pada segmen ritel, baik konsumer maupun usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), yang dinilai lebih resilien. Di saat yang sama, pengembangan segmen korporasi tetap dilakukan secara selektif dan sehat.
Baca juga: Bank Muamalat Catat Kenaikan Pembiayaan Multiguna iB Hijrah 37,1 Persen
Langkah tersebut sejalan dengan jati diri Bank Muamalat sebagai bank milik umat yang mengedepankan prinsip maqashid syariah, yakni menghadirkan manfaat dalam setiap produk dan layanan.
Dalam memperkuat ekosistem, Bank Muamalat juga meningkatkan sinergi dengan Badan Pengelola Keuangan Haji (BPKH) sebagai pemegang saham pengendali. Kolaborasi ini difokuskan pada pengembangan ekosistem keuangan haji yang modern dan terintegrasi, mulai dari pengelolaan dana hingga pengembangan produk berbasis kebutuhan jemaah.
“Pada akhirnya, keberhasilan tidak semata diukur dari angka-angka finansial, tetapi dari seberapa besar manfaat yang kita hadirkan. Inilah esensi maqashid syariah bahwa setiap produk, layanan, dan keputusan harus bermuara pada kemaslahatan umat,” tambah Imam.
Baca juga: Selama 2025, Aplikasi MADINA Bank Muamalat Tumbuh Dua Digit
Dalam rangkaian milad ke-34, Bank Muamalat menggelar berbagai kegiatan internal dan sosial yang melibatkan karyawan di kantor pusat dan cabang. Kegiatan tersebut antara lain tasyakuran milad, apresiasi Hari Kartini, program lingkungan “Beraksi Untuk Bumi”, forum “Ngariung Bareng Direksi”, serta RE: MARKET sebagai inisiatif berbasis keberlanjutan dan dampak sosial.
Selain itu, rangkaian acara juga diisi dengan kajian spiritual, khataman Al-Qur’an, kegiatan sosial bersama Baitulmaal Muamalat, serta Training Fest untuk penguatan kapasitas sumber daya insani.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh pemangku kepentingan baik nasabah, karyawan, dan mitra usaha atas kepercayaan dan kontribusinya. Ke depan, kami berkomitmen untuk terus berinovasi dan menghadirkan layanan terbaik, sebagai bagian dari perjalanan menuju keberkahan yang berkelanjutan,” tutup Imam.
Terpopuler
-
ADPISI Rumuskan Rekomendasi Peningkatan Mutu MTQMN
-
Bank Syariah Ini Ciptakan SuperApp BYOND, Janjikan Layanan Lengkap dan Aman
-
Revitalisasi IAEI: Mengembalikan Semangat Perjuangan Ekonomi Syariah di Indonesia
-
Jelang Muktmar IAEI 2025, Pilih Pemimpin yang Komitmen dalam Pengembangan Ekonomi Islam
-
Tahun 2024, Indeks Literasi dan Inklusi Keuangan Syariah Capai 39,11℅ dan 12,88℅



