Syariahnow.com-Jakarta-PT Bank Muamalat Indonesia Tbk bersama Baitulmaal Muamalat (BMM) membangun dua musala bagi masyarakat yang terdampak banjir dan tanah longsor di Kabupaten Aceh Tamiang, Provinsi Aceh.
Dua fasilitas ibadah tersebut yakni Musala Al Fath di Desa Jamur Labu, Kecamatan Rantau, dan Musala Al Muamalah di Alur Hitam, Desa Serba, Kecamatan Bandar Pusaka. Kedua musala kini telah dapat dimanfaatkan oleh masyarakat setempat.
Kehadiran fasilitas ibadah tersebut diperkirakan menjangkau sekitar 900 kepala keluarga dan menjadi bagian dari upaya pemulihan aktivitas spiritual serta penguatan ekosistem sosial masyarakat pascabencana.
Baca juga: Bank Muamalat Hadirkan Kurban Online di Muamalat DIN untuk Nasabah
Direktur Eksekutif Baitulmaal Muamalat Tegar Sangga Barkah mengatakan pembangunan kedua musala dilakukan untuk memenuhi kebutuhan spiritual warga yang terdampak bencana.
“Fasilitas ibadah turut terdampak bencana yang terjadi pada November 2025 lalu. Hadirnya dua musala ini tidak hanya difungsikan sebagai tempat ibadah, tetapi juga pusat kegiatan keagamaan, pendidikan Al-Qur’an bagi anak-anak, serta aktivitas sosial masyarakat pascabencana,” kata Tegar, kepada Syariahnow.com, Selasa, 2 Juni 2026 di Jakarta.
Tegar menambahkan, pembangunan musala didanai melalui dana zakat perusahaan serta infak nasabah yang disalurkan melalui aplikasi mobile banking Muamalat DIN.
Baca juga: Bank Muamalat dan BMM Salurkan Beasiswa untuk 318 Pelajar di Indonesia
Proses pembangunan juga melibatkan partisipasi aktif masyarakat setempat. Warga bergotong royong selama pengerjaan sehingga pembangunan dapat berjalan lebih cepat sekaligus memperkuat rasa kebersamaan dan kepemilikan terhadap fasilitas yang dibangun.
Tegar menuturkan tokoh masyarakat, pengurus musala, dan warga setempat menyambut baik hadirnya kedua musala tersebut. Selain menjadi sarana ibadah, musala juga diharapkan berfungsi sebagai pusat pemulihan sosial dan ruang mempererat silaturahmi warga pascabencana.
Bank Muamalat dan BMM menegaskan komitmennya untuk terus menghadirkan program yang memberikan manfaat berkelanjutan bagi masyarakat terdampak bencana.
Baca juga: Bank Muamalat Sabet Penghargaan Indonesia Public Relations Awards 2026
Kedua institusi menyatakan aspek spiritual, sosial, dan kemanusiaan akan terus menjadi bagian dari prioritas dalam menjalankan berbagai program pemberdayaan masyarakat.
Terpopuler
-
ADPISI Rumuskan Rekomendasi Peningkatan Mutu MTQMN
-
Bank Syariah Ini Ciptakan SuperApp BYOND, Janjikan Layanan Lengkap dan Aman
-
Revitalisasi IAEI: Mengembalikan Semangat Perjuangan Ekonomi Syariah di Indonesia
-
Jelang Muktmar IAEI 2025, Pilih Pemimpin yang Komitmen dalam Pengembangan Ekonomi Islam
-
ADPISI Rumuskan Arah Baru Pendidikan Agama di Perguruan Tinggi Umum




