Syariahnow.com-Jakarta-Lembaga Amil Zakat Nasional dan Nazhir Wakaf Baitulmaal Muamalat (BMM) menyalurkan 5.250 hewan kurban kepada 96.470 penerima manfaat di Indonesia dan sejumlah negara pada momentum Iduladha 1447 Hijriah.
Penyaluran tersebut dilakukan melalui program tahunan Qurban Prioritas yang menyasar masyarakat di wilayah pelosok, daerah terdampak bencana, serta kawasan yang rentan mengalami krisis pangan.
Direktur Eksekutif BMM Tegar Sangga Barkah mengatakan program tersebut tidak hanya memfasilitasi pelaksanaan ibadah kurban, tetapi juga menjadi bagian dari upaya pemenuhan kebutuhan gizi masyarakat sekaligus penguatan nilai-nilai keislaman di daerah terpencil.
Baca juga: KPR iB Hijrah Baitullah Bank Muamalat Melejit Sepanjang 2025
“Kami meyakini kebaikan yang ditunaikan akan menjadi harapan bagi banyak keluarga yang membutuhkan. Semoga setiap hewan kurban yang disalurkan dapat memberikan kebahagiaan, sekaligus simbol kepedulian dan persaudaraan yang menembus batas wilayah dan negara,” kata Tegar, kepada Syariahnow.com, melalui siaran pers, Jumat, 19 Juni 2026 di Jakarta.
Menurut Tegar, hewan kurban didistribusikan dalam berbagai bentuk, mulai dari daging segar, frozen meat, hingga rendang kaleng siap saji. Skema tersebut diterapkan untuk memudahkan penyaluran ke wilayah yang sulit dijangkau.
Menjangkau 458 Titik di Indonesia dan Mancanegara
BMM menyalurkan hewan kurban ke 458 titik yang tersebar di berbagai daerah di Indonesia, meliputi DKI Jakarta, Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, Daerah Istimewa Yogyakarta, Aceh, Sumatera Utara, Sulawesi Selatan, Nusa Tenggara Timur, Nusa Tenggara Barat, hingga Maluku.
Baca juga: BMM Peroleh Perpanjangan Izin Operasional sebagai LAZ Nasional
Selain di dalam negeri, program tersebut juga menjangkau penerima manfaat di luar negeri, termasuk Palestina dan sejumlah wilayah di Afrika.
Pembina BMM yang juga Direktur Utama PT Bank Muamalat Indonesia Tbk Imam Teguh Saptono mengatakan program Qurban Prioritas menjadi salah satu upaya menjawab tantangan akses pangan bergizi bagi masyarakat miskin dan kelompok rentan.
Program tersebut, kata Imam, juga sejalan dengan implementasi Tujuan Pembangunan Berkelanjutan atau Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya poin kedua yakni menghapus kelaparan.
Baca juga: Bank Muamalat dan BMM Bangun Dua Musala untuk Korban Bencana di Aceh Tamiang
“Qurban Prioritas hadir untuk memastikan setiap orang memiliki akses terhadap makanan yang cukup dan bergizi, serta menjaga keberlangsungan nilai-nilai keislaman di wilayah-wilayah yang terdampak kemiskinan,” pungkas Imam.




