“Saudara-saudara, Alhamdulillah hari ini, pada hari ke-23 Ramadan, kami seluruh jajaran Baznas menerima secara simbolis pembayaran zakat dari Bapak Presiden, Bapak Wakil Presiden, serta seluruh jajaran kabinet. Hal ini memberikan nilai yang sangat luar biasa bagi kami,” ucap Sodik.
Dia juga menyampaikan, pada momentum Ramadan 2026, Baznas menargetkan penghimpunan zakat sebesar Rp515 miliar. Ini menjadi bagian dari target penghimpunan zakat melalui Baznas (pusat) sebesar Rp1,4 triliun pada 2026. Sementara untuk target nasional, pusat dan daerah, Baznas menargetkan pengelolaan zakat pada tahun ini mencapai Rp66 triliun.
Sodik menambahkan, pada momentum Ramadan 2026, pengumpulan zakat secara nasional diproyeksikan mencapai Rp6 triliun melalui sekitar 760 lembaga zakat yang terdiri dari Baznas dan LAZ di seluruh Indonesia.
Ia berharap keteladanan Presiden dan Wakil Presiden dalam menunaikan zakat melalui BAZNAS dapat menginspirasi para pejabat negara, pelaku usaha, serta masyarakat luas untuk menunaikan zakat, infak, dan sedekah guna memperkuat kesejahteraan umat dan membantu pengentasan kemiskinan di Indonesia.
Dalam kesempatan itu, Sodik juga mengimbau kepada masyarakat untuk menunaikan zakat. “Istilah kami adalah zakat menolong umat, dan zakat adalah penolong di akhirat. Kami siap, Baznas siap, untuk menerima dan menyalurkan zakat kepada para mustahik sesuai dengan prinsip amanah dan ketentuan syariat,” ucapnya.
Turut hadir Wakil Ketua Baznas Zainut Tauhid Sa’adi, jajaran Pimpinan Baznas; Rizaludin Kurniawan, Saidah Sakwan, Ending Syarifuddin, Idy Muzayyad, Mokhamad Mahdum, Neyla Saida Anwar, Abu Rokhmad, Agus Fatoni, dan Mochamad Agus Rofiudin. Hadir juga, Deputi I Baznas Bidang Pengumpulan H. M. Arifin Purwakananta, serta Deputi II Baznas Bidang Pendistribusian dan Pendayagunaan, M. Imdadun Rahmat.




