Syariahnow.com-Jakarta-Lembaga Amil Zakat Nasional dan Nazhir Wakaf Baitulmaal Muamalat (BMM) bersama PT Bank Muamalat Indonesia Tbk menyalurkan bantuan kepada 33.905 penerima manfaat sepanjang Ramadan 2026. Program ini menjangkau berbagai daerah di Indonesia hingga Gaza, Palestina.
Bantuan yang disalurkan mencakup pemenuhan kebutuhan dasar serta program pemberdayaan masyarakat. Direktur Eksekutif BMM Tegar Sangga Barkah mengatakan Ramadan menjadi momentum untuk memperluas jangkauan manfaat sekaligus memperkuat interaksi langsung dengan masyarakat.
“Melalui interaksi langsung dengan penerima manfaat, kucuran bantuan menyasar pemberdayaan untuk jangka panjang. Strategi ini menjadi bentuk kepedulian BMM dalam menghadirkan manfaat nyata dan berkelanjutan bagi masyarakat yang membutuhkan,” ujar Tegar, kepada syariahnow.com, melalui siaran pers, Senin, 13 April 2026, di Jakarta.
Baca juga: Selama 2025, Aplikasi MADINA Bank Muamalat Tumbuh Dua Digit
Tegar menambahkan, sejumlah program utama yang dijalankan meliputi paket berbuka puasa, bingkisan Ramadan, hingga paket Lebaran ceria. Selain itu, BMM juga menggelar kegiatan belanja bersama anak yatim, penyaluran fidyah, pengadaan tenda darurat, zakat maal, serta pengumpulan zakat fitrah.
Untuk wilayah terdampak bencana di Sumatera, BMM menyalurkan bantuan lanjutan berupa pembangunan sumur komunal dan fasilitas filtrasi air bersih. Program ini dilakukan untuk mengatasi keterbatasan akses air bersih akibat kerusakan infrastruktur dan pencemaran sumber air.
Sementara itu, bantuan untuk Palestina difokuskan pada penyediaan pangan sahur dan berbuka puasa, serta layanan kesehatan dan psikososial bagi anak-anak di Institut Al Amal, Gaza City. Program ini ditujukan untuk mendukung pemulihan kondisi mental dan emosional anak-anak di wilayah konflik.
Baca juga: DPK Bank Muamalat Tumbuh pada 2025, Capai Rp45,5 Triliun
Tegar menyampaikan apresiasi kepada para donatur dan mitra yang telah menyalurkan dana zakat, infak, sedekah, dan wakaf melalui BMM.
“Kami memastikan amanah tersebut telah disalurkan kepada penerima manfaat secara transparan, akuntabel, dan tepat sasaran,” ujarnya.
Melalui program Ramadan ini, BMM berharap dapat terus memperluas jangkauan bantuan sekaligus memperkuat kontribusi dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat secara berkelanjutan.




