“LPDP sangat berharap agar layanan beasiswanya termasuk yang berkolaborasi dengan Kemenag diskemekan dengan co founding, karena akan lebih strategis dab efisien,” ujar Ruchman.
Ditanya tentang kapan pembukaan seleksi BIB Kemenag 2026 secara umum, Ruchman menjawab sedang disiapkan proses seleksinya. “Insya Allah bulan Maret-April akan dibuka pendaftaran, untuk menyeleksi putra-puteri berbakat dalam binaan Kementerian Agama,” sebutnya.
Ketua Pusat Studi Pengukuran dan Pengujian Pendidikan (PSPPP) UIN Sunan Ampel Surabaya, Prof. Kusaeri mengatakan Tes Bakat Skolastik merupakan seleksi tahap II, bagi calon penerima beasiswa (awardee). Bagi yang lolos akan mengikuti seleksi tahap III, yaitu: Wawancara.
“Tingkat kehadiran peserta mencapai 100, dimulai tepat waktu, dan berjalan sesuai standar operasional prosedur seleksi,” terang Kusaeri.
Kusaeri bersyukur pelaksanaan seleksi berjalan lancar. Ini menunjukkan komitmen tinggi dari para calon penerima beasiswa, dalam mengikuti setiap tahapan seleksi.
Dalam pelaksanaan ujian TBS di Surabaya, hadir Tim Monitoring dari Puspenma Kementerian Agama, yang memantau proses seleksi. Tim Monitoring memastikan seluruh tahapan seleksi berjalan transparan, akuntabel, dan sesuai dengan prinsip objektivitas.




