JAKARTA, Syariahnow.com – Menag Apresiasi Perjuangan Wamenag Syafi’i Akselerasi Ditjen Pesantren. Bayangkan suasana khidmat di halaman kantor pusat Kementerian Agama, Jakarta, pada Rabu pagi itu.
Apel Hari Santri 2025 digelar dengan nuansa berbeda dari biasanya. Para pejabat eselon I Kemenag turun tangan sebagai petugas upacara, seolah ingin menunjukkan semangat kebersamaan antarumat beragama.
Dirjen Bimas Katolik Suparman memimpin sebagai Komandan Apel, sementara Dirjen Bimas Hindu I Nengah Duija membacakan Pancasila. Dirjen Bimas Buddha Supriyadi mengisi dengan Naskah Pembukaan UUD 1945.
Dirjen Pendidikan Islam Amien Suyitno dan Kepala Badan Moderasi Beragama M Ali Ramdhani bergantian membacakan Resolusi Jihad dan Ikrar Santri.
Doa penutup dipimpin Dirjen Bimas Islam Abu Rokhmad, dengan Dirjen Bimas Kristen Jeane Marie Tulung sebagai pembawa acara. Bahkan, paduan suara Ditjen Bimas Kristen ikut meramaikan, dihadiri pejabat eselon II, ASN Kemenag, dan ratusan santri.
Menteri Agama Nasaruddin Umar, sebagai pembina, membuka sambutannya dengan kabar menggembirakan. Ia mengatakan, izin prakarsa pembentukan Direktorat Jenderal Pesantren sudah di depan mata.
“Ini tentu akan membahagiakan kita semua,” katanya, sambil mengapresiasi semua pihak yang terlibat, terutama Wakil Menteri Agama Muhammad Syafi’i yang disebutnya sebagai “Romo Syafi’i”.
“Wabil khusus Wamenag telah memerjuangkannya sesegera mungkin. Semoga Presiden segera berikan hadiah dengan menandatangani Keppres. Ini tentu akan membahagiakan kita semua,” sebut Menag di Jakarta, Rabu (22/10/2025).




