“Selanjutnya, elemen Akidah pun cukup dengan mengenal dan meyakini saja. Tidak perlu sampai menganalisis. Begitu pula elemen Sejarah Peradaban Islam juga perlu disederhanakan, perbanyak kisah-kisah inspiratif, terkait akhlak rasul dan para sahabatnya, agar lebih mengena pada diri para siswa, dan dapat direfleksikan dalam kehidupannya. Intinya, CP ini mesti menjadikan materi Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti menjadi lebih menarik, menyenangkan dan tidak membebani peserta didik. Kita harus membuat sejarah itu,” pungkasnya.




