Kesepuluh, pengautan literasi generasi muda melalui Youth Harmony. Pada 2025, program ini berlangsung di 5 kota besar untuk menyiapkan generasi muda sebagai duta damai yang mengedepankan nilai cinta kemanusiaan.
Kesebelas, internasionalisasi portal berita dalam tiga bahasa asing untuk menjangkau audiens global. Keduabelas, aktualisasi Ekoteologi Kerukunan melalui aksi lintas iman dalam menjaga kelestarian alam. “Ini menjadi langkah konkret menguatkan harmoni yang peduli pada sesama manusia dan lingkungan,” sebut Adib.
“Atas kerja sama dengan semua pihak, PKUB pada 2025 tidak hanya ikut berkontribusi dalam merawat kerukunan umat sebagai prasyarat pembangunan, tapi juga ikut berperan aktif dalam mengukuhkan Indonesia sebagai mercusuar perdamaian dan cinta kemanusiaan bagi dunia,” tandasnya.




