Para peserta itu mengikuti rangkaian sesi pelatihan yang dirancang untuk meningkatkan kapasitas dan keahlian UMKM. Beberapa diantaranya seperti kepemimpinan, pengembangan model bisnis, pengelolaan keuangan, branding, hingga digital marketing. Pendampingan dilakukan oleh praktisi dan pengusaha berpengalaman, serta mentor kelompok yang memfasilitasi perjalanan bisnis peserta secara intensif dan mendukung kolaborasi antar peserta.
Beberapa hal yang berhasil diwujudkan oleh UMKM peserta pelatihan ini antara lain berupa perbaikan struktur operasional, SOP, dan alur kerja tim; Penerapan pencatatan keuangan rutin dan proyeksi arus kas; kesadaran akan keberlanjutan berupa pengurangan limbah; terbentuknya kolaborasi bisnis lintas peserta dan mentor.
Beberapa peserta yang sebelumnya telah bersiap ekspor untuk menembus pasar internasional pun berhasil mewujudkan rencananya. Bahkan ada pula yang tampil sebagai narasumber di workshop Kementerian Malaysia, Komunitas Korea, serta Australian School di Indonesia.
WEpreneur Summit 2025 menghadirkan showcase karya peserta, sesi berbagi inspirasi, diskusi publik, serta peluang kemitraan usaha. Melalui forum ini, BCA Syariah berharap dapat memperluas dampak pemberdayaan dan membuka akses pasar serta pembiayaan yang lebih luas bagi perempuan pengusaha UMKM.
“Kami percaya bahwa ketika perempuan berdaya, ekonomi ikut tumbuh, dan masyarakat memperoleh manfaatnya. BCA Syariah akan terus menghadirkan dukungan melalui produk dan layanan perbankan syariah serta program keberlanjutan yang merupakan bagian dari pilar perusahaan,” kata Ina menutup pembicaraan.




