Syariahnow.com-Jakarta-Selama ini, pendidikan tinggi kerap terjebak dalam dikotomi antara teori dan praktik. Teori dianggap hidup di ruang kelas dan seminar, sedangkan industri dipandang sebagai dunia nyata yang serba pragmatis. Kunjungan mahasiswa Ilmu Komunikasi Universitas Ibnu Chaldun (UIC) Jakarta ke stasiun televisi nasional tvOne, akhir Juni lalu, menunjukkan bahwa batas tersebut semestinya tidak lagi dipertahankan.
Kunjungan edukatif ke tvOne bukan sekadar agenda di luar kampus. Bagi mahasiswa, pengalaman itu menjadi kesempatan untuk melihat secara langsung bagaimana pengetahuan yang diperoleh di bangku kuliah diterapkan dalam lingkungan kerja.
Humas tvOne, Apriano M. Perkasa menyinggung mengenai manajemen krisis dan verifikasi fakta, misalnya, memberikan gambaran konkret mengenai praktik gatekeeping. Konsep yang selama ini dipelajari melalui buku teks ternyata memiliki tantangan berbeda ketika diterapkan dalam situasi yang membutuhkan kecepatan sekaligus ketepatan.
Dari pengalaman tersebut, mahasiswa dapat memahami bahwa informasi memiliki kerentanan. Di tengah derasnya penyebaran berita palsu, industri media tidak hanya bertugas menyampaikan informasi, tetapi juga menjaga kredibilitasnya.
Penjelasan Penanggung Jawab Berita Daerah tvOne Marihot Paris P. Samosir mengenai sistem transmisi turut memperlihatkan sisi lain dari komunikasi massa. Industri penyiaran bukan hanya tentang kemampuan menyampaikan cerita, melainkan juga bergantung pada sistem teknologi dan infrastruktur yang menopang distribusi informasi.
Aspek teknis semacam ini kerap luput dari pembelajaran yang terlalu berfokus pada teori mengenai dampak media. Padahal, pemahaman terhadap proses kerja industri menjadi bagian penting bagi mahasiswa yang kelak akan memasuki dunia profesional.




