Sabtu, 14 Maret 2026
  • Login
SYARIAHNOW
No Result
View All Result
  • KABAR
    • Daerah
    • Nasional
    • Internasional
  • HALAL FATE
    • Haji Umrah
    • Destinasi
    • Fesyen
    • Kuliner
  • HALAL-IN
    • Produk Halal
    • UMKM
  • FULUS
    • Asuransi Syariah
    • Bank Syariah
    • Pasar Modal Syariah
  • KOMPAS
    • Adab
    • Majlis Ilmu
    • Fiqih
    • Teladan
    • Renungan
  • PETISI
    • Curhat
    • Jajak Pendapat
    • Tanya Jawab
  • FIGUR
  • OLAH RAGA
    • Sepak Bola
    • Bulu Tangkis
    • Bola Voli
    • Golf
  • GALERI
    • Foto
    • Video
  • KABAR
    • Daerah
    • Nasional
    • Internasional
  • HALAL FATE
    • Haji Umrah
    • Destinasi
    • Fesyen
    • Kuliner
  • HALAL-IN
    • Produk Halal
    • UMKM
  • FULUS
    • Asuransi Syariah
    • Bank Syariah
    • Pasar Modal Syariah
  • KOMPAS
    • Adab
    • Majlis Ilmu
    • Fiqih
    • Teladan
    • Renungan
  • PETISI
    • Curhat
    • Jajak Pendapat
    • Tanya Jawab
  • FIGUR
  • OLAH RAGA
    • Sepak Bola
    • Bulu Tangkis
    • Bola Voli
    • Golf
  • GALERI
    • Foto
    • Video
SYARIAHNOW
No Result
View All Result
SYARIAHNOW
No Result
View All Result

Apel Hari Santri 2025, Menag: Kesantunan Indonesia Berasal dari Tradisi Pesantren

Mukhtar by Mukhtar
22 Oktober 2025
in Nasional
Apel Hari Santri 2025, Menag: Kesantunan Indonesia Berasal dari Tradisi Pesantren

Menag Nasaruddin Umar pimin Apel Hari Santri 2025. (Foto: Syariahnow.com/Pool/Dok. Kemenag)

JAKARTA, Syariahnow.com – Di tengah udara pagi yang segar di halaman kantor pusat Kementerian Agama Jakarta, ribuan orang berkumpul untuk merayakan Apel Hari Santri 2025.

Acara ini bukan sekadar rutinitas, melainkan momen untuk mengingatkan betapa nilai-nilai luhur bangsa Indonesia, seperti kesantunan dan keramahan, ternyata berasal dari akar yang dalam: tradisi pesantren.

Menteri Agama Nasaruddin Umar, yang memimpin acara itu pada Rabu (22/10/2025), menjelaskan bahwa keramahan yang sering dipuji wisatawan asing bukanlah sesuatu yang muncul begitu saja. Ia lahir dari pembentukan karakter yang dilakukan oleh pesantren dan lembaga keagamaan sejak lama.

“Nilai-nilai kemanusiaan yang adil dan beradab dalam Pancasila bukanlah muncul secara tiba-tiba. Keramahan dan kesantunan bangsa Indonesia yang sering dipuji wisatawan asing tidaklah muncul begitu saja. Ia lahir dari pembentukan karakter bangsa yang dilakukan oleh pesantren dan lembaga keagamaan lainnya,” ujar Menag dengan tegas.

Baca Juga: Menag Apresiasi Perjuangan Wamenag Syafi’i Akselerasi Ditjen Pesantren

Menag menceritakan sejarah pesantren yang sudah ada sejak abad ke-14, bahkan beberapa sumber menyebut abad ke-13. Pesantren pertama didirikan oleh Sunan Ampel di Surabaya pada 1440, lalu dilanjutkan Sunan Giri di Gresik. Sejak itu, pesantren menjadi tulang punggung peradaban dan keadaban di Nusantara.

Ia menambahkan bahwa tradisi santri menghormati guru mencerminkan akhlak sahabat Rasulullah SAW. “Tradisi santri menghormati gurunya merupakan cerminan dari akhlak para sahabat terhadap Rasulullah SAW. Maka, kesantunan santri terhadap kiai diharapkan menular kepada sikap hormat anak kepada orang tuanya,” lanjut Menag.

Page 1 of 3
123Next
Tags: Hari Santri 2025Kesatuan IndonesiaMenag Nasaruddin UmarTradisi Pesantren
Previous Post

Menag Apresiasi Perjuangan Wamenag Syafi’i Akselerasi Ditjen Pesantren

Next Post

BCA Syariah Ajak Wartawan Wujudkan Ekonomi Keberlanjutan Penuh Berkah

Mukhtar

Mukhtar

Next Post
BCA Syariah Ajak Wartawan Wujudkan Ekonomi Keberlanjutan Penuh Berkah

BCA Syariah Ajak Wartawan Wujudkan Ekonomi Keberlanjutan Penuh Berkah

Terpopuler

  • ADPISI Rumuskan Rekomendasi Peningkatan Mutu MTQMN

    ADPISI Rumuskan Rekomendasi Peningkatan Mutu MTQMN

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Jelang Muktmar IAEI 2025, Pilih Pemimpin yang Komitmen dalam Pengembangan Ekonomi Islam

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Revitalisasi IAEI: Mengembalikan Semangat Perjuangan Ekonomi Syariah di Indonesia

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bank Syariah Ini Ciptakan SuperApp BYOND, Janjikan Layanan Lengkap dan Aman

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Tahun 2024, Indeks Literasi dan Inklusi Keuangan Syariah Capai 39,11℅ dan 12,88℅

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Petisi

  • Jajak Pendapat
  • Curhat
  • Tanya Jawab
Ini Dia 4 Hal yang Dapat Membatalkan Wudhu

Ini Dia 4 Hal yang Dapat Membatalkan Wudhu

1 tahun ago
Bolehkah Ayah Tiri Menjadi Wali Nikah?

Bolehkah Ayah Tiri Menjadi Wali Nikah?

2 tahun ago
SYARIAHNOW

PT JAKARTA MEDIA INTERNASIONAL
Perum. Pesona Laguna 2, Blok L1 No.19, Cilangkap, Tapos, Depok - Jawa Barat 16457.
Kontak: 0813-1674-5820
Emai: Syariahnow@gmail.com

Kategori

Follow Us

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak Kami
  • Pedoman Media Siber

Copyright © 2024 Syariahnow.com. All rights reserved.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • KABAR
    • Daerah
    • Nasional
    • Internasional
  • HALAL FATE
    • Haji Umrah
    • Destinasi
    • Fesyen
    • Kuliner
  • HALAL-IN
    • Produk Halal
    • UMKM
  • FULUS
    • Asuransi Syariah
    • Bank Syariah
    • Pasar Modal Syariah
  • KOMPAS
    • Adab
    • Majlis Ilmu
    • Fiqih
    • Teladan
    • Renungan
  • PETISI
    • Curhat
    • Jajak Pendapat
    • Tanya Jawab
  • FIGUR
  • OLAH RAGA
    • Sepak Bola
    • Bulu Tangkis
    • Bola Voli
    • Golf
  • GALERI
    • Foto
    • Video
  • Login

Copyright © 2024 Syariahnow.com. All rights reserved.